20/01/2020
CARA MUDAH HINDARI BOILER MELEDAK
Safety valve adalah mekanik pegas untuk MEMBUANG UAP yg melampaui batas ketentuan. Di safety valve ada per pegas untuk setting tekanan. Tapi perlu di ingat. Safety valve adalah FUNGSI BUANG untuk mngurangi tekanan... bukan fungsi mncegah produksi uap berlebih.
Ledakan boiler ada 2 pemicu
1. Ledakan karena tekanan melampaui batas kemampuan tabung.
Ini biasanya di sebabkan safety valve tdk berfungsi atau tersumbat sehingga uap dalam tabung tdk mmiliki jalan keluar/buang. Sehingga tekanan melampaui kemampuan tabung.
2. Ledakan karenq panas berlebih yg di sebabkan kehabisan air.
Tangki tanpa air itu jika terpapar api dg durasi lama akan mngakibatkan besi dan las lasan mnjadi merah bara kmudian material besi atau las lasan mnjadi lunak dan akhirnya bolong/pecah/sobek/lepas sambungannya.
Nah dari deskripsi atas... maka bisa di ambil kesimpulan bhwa keduanya di sebabkan uap di dlm tengki tdk memiliki jalan untuk keluar yg umumnya faktor kelalaian lupa mantau api dan pressurenya atau justru boiler di tinggal dlm kondisi nyala SEMENTARA STOPKRAN dlm keadaan nutup semua sehingga antisipasi over pressure hy mngandalkan safety valve yg blm tentu berfungsi baik. Atau bisa jadi safety valve berfungsi namun kemampuan buang uap nya kalah cepat dg api yg mmproduksi uap.
SOLUSI MUDAH untuk mengurangi potensi ledak adalah.
1. Membuang stopkran di boiler yg mngarah ke setrika. Jd selang setrika tdk melalui stopkran. Hal ini bertujuan sbg jalan ke 2 keluarnya uap saat safety valve tdk bekerja maksimal . saat safety valve tdk bekerja maka di harapkan tekanan akan merobek/memecahkan selang setrika untuk jalan keluar uap.
2. Klem selang setrika yg di boiler jangan terlalu kencang. Seandainya kencang pun kencang wajar. Di kira kira hanya cukup nahan beban pressure sekitar 50PSI. Sehingga saat pressure tinggi di harapkan mampu mendorong klem selang terlepas dari nepelnya.
3. Setting safety valve dg resistensi rendah. Misal di setting pd 50 PSI akan auto buang. Jika seandainya per pegas terlalu kust maka ganti per nya mnggunakan per karburator.
Solusi tanpa stopkran itu bukan berarti tidak ada resikonya.
1. Tanpa stopkran biasanya akan lebih lambat saat pemanasan awal. Tetapi bedanya tdk signifikan jika KRAN SETRIKA dlm kondisi baik.
2. Tanpa stopkran itu mngakibatkan berkumpulnya air di setrikaan Sehingga saat awal pmakaian itu yg keluar dr setrikaan adalah AIR. untuk itu di awal setrika... KRAN SETRIKA di buka dulu untuk membuang AIR hasil kondensasi yg mngendap di setrika dan selang. Jangan lupa kasih baskom saat setrika dlm keadaan off agar jika ada rembesan krna kran nya rusak maka air rembesan jatuh ke baskom.
Demikian... semoga bermanfaat
Sumber : Copy Maftuhan (FB)