Cuci Mobil Lumajang

Cuci Mobil Lumajang Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Cuci Mobil Lumajang, Klakah, Lumajang.

07/04/2017

Berbisnis dan berdagang jual mobil bekas.
Belajar :
- penjualan
- surat menyurat
- kerja sama dengan leasing
- berbagi cerita tentang customer
- waspada terhadap penipuan dan maling mobil. hypnotis
- teknik pemasaran yang tepat
- cara dapat mobil murah dan dijual cepat laku dan yang lainnya
- aplikasi asuransi dan leasing
- referensi tempat berbelanja sparepart, perbaikan mobil bekas, restorasi sehingga dapat harga yang baik dan cepat laku di jual
- tempat media beriklan yang tepat, apakah di koran , poskota, mulut ke mulut, situs jejaring sosial, situs iklan baris, milis, grup atau komunitas.
- perawatan kendaraan dan pajak balik nama,
- poles mobil
- tempat sewa yang murah , sampai yang mahal, serta market menjual yang baik
- perlukah perang harga? bagaimana unit dapat terjual dan customer tetap cinta kepada showroom dan membeli dan mereferensikan ke teman teman lainnya ?
- permodalan , bank, sistem bagi hasil, titip jual, atau pelelangan ?
- masih banyak hal lainnya yang dapat kita diskusikan disini. silahkan berpartisipasi.
- Berapakah profit margin yang harus kita perjuangkan sebagai hak kita, agar usaha ini bisa tetap berkelanjutan dan bahkan menambah unit penjualan baru ?...
- Tips tersendiri mengambil unit untuk dijual, checklist , dll
- Metode negosiasi yang tepat, kepada calon pembeli
-Bersykur..

Langkah Memulai Bisnis Ganti Oli MobilBila Anda ingin menjalankan bisnis ganti oli mobil maka Anda bisa membuka bisnis i...
08/10/2016

Langkah Memulai Bisnis Ganti Oli Mobil

Bila Anda ingin menjalankan bisnis ganti oli mobil maka Anda bisa membuka bisnis ini terutama jika memiliki hobi dalam dunia otomotif dan sangat paham dengan baik mengenai otomotif. Menyediakan jasa penggantian oli mobil ini sangatlah menguntungkan. Bagi Anda Anda yang belum memiliki pengalaman dalam mengganti oli mobil maka Anda perlu mempersiapkan beberapa peralatan yang dibutuhkan untuk mengganti oli mobil dengan lancar. Beberapa peralatan yang dibutuhkan ini seperti :
Kunci pas digunakan sebagai alat pembuka baut oli mobil dengan mudah.
Siapkan wadah yang berguna sebagai tempat menampungnya oli bekas.
Sediakan Corong yang berguna dalam memasukan oli dengan cara yang lebih mudah.
Siapkanlah beberapa peralatan diatas supaya nantinya bisnis penggantian oli bisa berjalan dengan baik dan lancar tanpa kendala yang berarti nantinya. Sebelum mengganti oli akan lebih baik jika Anda mengecek terlebih dahulu apakah mobil perlu ganti oli atau tidak. Beberapa cara untuk mengetahui waktu yang tepat untuk mengganti oli ini ialah dengan menghitung jarak tempuh mobil dengan melihat buku panduan. Cara lainnya ialah dengan memperhatikan warna oli. Jika warna oli putih pekat maka oli telah bercampur dengan air, hal ini menandakan bahwa kondisi mobil kurang baik dan perlu mengganti dan memperbaikinya. Jika oli berwarna hitam maka oli sudah tidak layak untuk digunakan. Sehingga perlu melakukan pergantian oli baru. Sedangkan jika oli memiliki warna coklat yang agak kekuningan maka masih bisa dikatakan layak dan bisa digunakan sehingga tidak mengganti oli baru juga tidak masalah.

Supaya dalam memulai usaha ganti oli mobil menjadi lebih mudah maka Anda perlu mengetahui langkah – langkah dalam menggantu oli mobil yaitu sebagai berikut :

Taruh mobil pada dudukan yang tinggi seperti dengan mengganjalkan pasangan semen yang khusus digunakan sebagai pengganti oli atau dengan menggunakan dongkrak pneumatik besar.
Selanjutnya bukalah knop atau penutup atas mesin yang biasa digunakan untuk mengisi oli mesin, buka supaya udara dapat masuk dan bisa mempercepat proses pengurasan oli.
Bukalah baut pengurasan oli yang ada dibawah blok mesin, gunakanlah kunci pas agar lebih mudah. Lepaskan gasket dan bersihkan jika perlu diganti dengan gasket baru.
Lepas filter oli memakai kunci pas dan gunakan kunci pas khusu untuk filter oli.
Lumasi filter oli kemudian lumasi menggunakan oli bersama dengan gasket.
Agar dapat mempercepat mobil mendapatkan tekanan oli yang diperlukan maka isi filter dengan oli yang baru.
Pada saat memasangkan filter oli serta baut pada penguras maka pastikan jika baut serta filter ini masuk dalam ulir di jalur yang benar. Selanjutnya putar dahulu menggunakan tangan guna memastikan jalur benar – benat sesuai. Jika sudah agak keras maka lanjutnya putar dengan kunci supaya lebih kencang namun jangan terlalu kencang supaya ulir tidak rusak.
Selanjutnya masukan oli baru di lubang mesin di bagian atas yang tadi telah dibuka. Jumlah oli yang digunakan harus pas pastikan bila menggunakan bilah pengontrol. Pastikan jika oli berada pada batas maksimal bilah pengontrol dan jangan berlebihan mengisinya.
Tutuplah knop penutup pengisian oli ini dan selanjutnya lihat bagian bawah mesin seperti baut penguras serta filter oli dan pastikan jika tidak ada kebocoran.
Nyalakanlah mesin mobil ini sampai cukup panas dan baru mobil siap untuk dijalankan serta digunakan.
Jika Anda mampu mengganti oli dengan benar maka bisnis yang dijalankan pasti bisa berjalan dengan baik karena pelanggan akan puas dengan cara penggantian oli yang dilakukan. Startegi yang tepat juga perlu dilakukan untuk membuat bisnis yang dijalankan bisa berjalan dengan baik. Seperti melakukan hubungan baik dengan para pelanggan, memberikan kenyamanan, kebersihan dalam mengganti oli, kerapian serta kecepatan dalam menjalankan bisnis ini. Jagalah dengan baik hubungan antar mitra bisnis dan promosikan jasa penggantian oli mobil ini ke masyarakat luas supaya mereka mengetahui usaha yang sedang dijalankan.‎

04/10/2016

Bengkel Mobil : Jenis Pelayanan

1.Spearpart,Penjualan spearpat mobil yang disediakan adalah toyota, suzuki, daihatsu, dan merk mobil lainnya mulai dari baut, parfum kendaraan, lampu, wifer, condensor, busi, filter oli, filter udara, oli mesin, oli gardan, air radiator, dsb.‎

2. Ganti oli
Untuk keperluan tertentu pada bagian mobil, oli dikembangkan dan disesuaikan untuk menjalani fungsinya. Oli sendiri akhirnya terbagi-bagi dalam beberapa jenis. Ada 5 jenis oli pada mobil yang sudah seharusnya rutin dan di cek untuk segera diganti dengan oli baru, yaitu :
Oli Mesin. Oli mesin ini dibagi atas tiga jenis oli, yaitu oli mineral, semi sintetik dan full sintetik. Oli mineral adalah oli berbahan minyak bumi (based oil), untuk oli semi sintetik adalah oli yang dibuat dari perpaduan antara oli mineral dan sintetik, sedangkan oli full sintetik dibuat dari bahan murni oli sintetik yang dikembangkan untuk pemakaian yang lebih tahan lama didalam mesin mobil.
Pada oli mesin kekentalan penggunaan telah di tetapkan dengan SAE (Society Automotive Engineers) untuk iklim indonesia yang berada di wilayah tropis menggunakan 15W-30 sampai 20W/50 Sedangkan mutu atau kualitas disimbolkan oleh API (American Petroleum Institute), ditandai dengan huruf besar. Untuk jenis mobil bensin biasanya menggunakan huruf S (service/spark) sedangkan pada bensin menggunakan huruf C (comercial).
Penggantian oli mesin umumnya diukur dari jarak tempuh per kilometer mobil. Oli mineral dapat digunakan maksimal sampai 7000 km dan oli sintetik dapat di gunakan sampai 10.000 km, tetapi sebaiknya melakukan penggantian oli yang telah ditetapkan oleh pihak pabrikan atau ATPM yaitu umumnya 5000 km, agar kondisi mesin tetap prima.
Harga oli mobil per ukuran galon yang ada di pasaran berkisar antara Rp. 115.000,- hingga Rp. 300.000,- belum termasuk jasa penggantian. Jadi persiapkan agenda rutin mengganti oli mesin mobil sebelum komponen mesin mengalami kerusakan, caranya dengan mencatat kilometer awal padasaat menggunakan oli yang baru.

Oli Transmisi. Penggunaan oli juga dipakai dalam transmisi kendaraan. Khusus untuk ini, telah dikenal ada dua jenis oli transmisi yaitu untuk transmisi manual dan matik, penggunaan oli-pun tentu berbeda. Oli transmisi manual dapat digunakan sampai 10.000 km, itu artinya oli bisa digunakan sampai sejauh 10.000 km dalam keadaan jalan, belum termasuk dalam kondisi macet atau tiap enam bulan sekali.
Pada oli khusus matic, sebaiknya lakukan penggantian setiap kelipatan 20.000 km. Bicara soal harga oli transmisi yang saat ini adalah sekitar Rp. 30.000,- hingga Rp. 60.000 untuk transmisi manual, sedangkan harga oli untuk transmisi matik sekitar Rp. 70.000,- hingga Rp. 250.000,- .

Oli Gardan. Secara umum penggantian oli gardan biasanya dilakukan bersamaan dengan oli transmisi, Gantilah oli gardan secara rutin setiap 20.000 km, dan gunakan nilai kekentalan pelumas sesuai yang dianjurkan produsen kendaraan. Harga oli gardan yang ada di pasaran adalah sekitar Rp. 30.000,- hingga Rp. 60.000,-

Oli / Minyak Rem. Seperti halnya oli mesin, minyak rem ini juga ada grade-nya seperti halnya SAE dan API, yang dinyatakan dalam satuan DOT(Department Of Transportation). DOT adalah nilai titik didih dari minyak rem dalam meredam panas akibat pengereman, semakin rendah angka DOT kemampuan meredam panasnya juga kecil. Biasanya minyak rem DOT 3 yang umum digunakan untuk kendaraan harian, sementara DOT yang tinggi seperti DOT 5 dipergunakan untuk kendaraan lomba.
Dipasaran ada DOT 3, DOT 4, dan DOT 5. Makin tinggi angka DOT-nya, makin rentan terhadap masa pakai. Kalau grade-nya DOT 3, tidak ada masalah pada masa untuk sistem rem, minyak rem itu harus diganti minimal setelah kendaraan digunakan setahun. Kalau DOT-nya lebih tinggi, DOT 5 umpamanya, maka waktu penggantiannya dapat lebih singkat.

Oli / Minyak Power Steering. Pada perangkat power steering tak luput dari penggunaan oli. Oli pada powersteering digunakan sebagai p***a hidraulik sehingga meringankan pengguna kendaraan mobil untuk menggerakan pengendali stir mobil.
Oli pada power steering penggantiannya kurang lebih sama dengan penggantian minyak rem. Biasanya dilakukan penggantian ulang/menguras setiap 25.000 km atau sekitar dua tahun dari pemakaian awal mobil. Harga oli yang ada dipasaran adalah sekitar Rp. 30.000,- sampai Rp. 70.000,‎

3. Tune Up
Mobil Anda tidak bertenaga/loyo? atau bahan bakar boros? atau sudah tidak nyaman kondisinya saat dipakai meskipun jarak dekat? waktunya mengembalikan tenaga mesin Anda dengan Tune Up. Tune Up dapat mengembalikan kondisi kendaraan menjadi fit kembali, mengapa bisa seperti itu? karena pada saat tune up filter udara dan filter bensin/solar, busi, klep, timing belt, karburator akan di bersihkan, atau bahkan mungkin diganti jika kondisinya sudah terlalu banyak kotoran.

5. Overhoule / turun mesin ( diesel dan bensin )
Jangan salah langkah dan ngambil keputusan buat turun mesin alias servis besar. Terutama pas ada tawaran langsung dari bengkel. Pemilik kendaraan harus mengerti patokan dasar mengapa mesti turun mesin. Maksudnya, tentu masalah anggaran, karena turun mesin anggarannya tidak sedikit.
Ciri yang biasanya timbul adalah mendadak asap ngebul waktu kendaraan dijalankan, selain itu bisa jadi ada kelainan saat kendaraan melakukan servis berkala, dan faktor usia pakai kendaraan juga bisa membuat komponen aus.
Ada beberapa poin yang harus diketahui konsumen saat bongkar mesin, diantaranya cek sekitar ruang bakar, seandainya tidak ditemukan setelah lepas blok, pastinya belah mesin. Mungkin aja bearing crankshaft aus karena usia pakai.
Berikut beberapa gejala untuk mengetahui kapan saatnya harus bongkar mesin :
Pertama adalah putaran mesin seperti tertahan alias ngeden. Mesin tidak mau diajak berakselerasi saat gas dipelintir. Kalau sudah begini, tangan jadi gampang pegal atau malah kapalan.
Berarti pasokan bahan bakar tidak mengalir maksimal ke ruang bakar. Kemungkinan ada penumpukan kerak di silinder head. Bersihkan kepala silinder dari kerak. Sementara klep harus diskir.
Gejala di atas biasanya ditandai mesin susah hidup di pagi hari atau ketika pertama menghidupkan. Ini gejala awal sebelum mesin nyala. Setelah hidup, masalah yang muncul akan sama seperti di atas.
Ada asap dari knalpot. Ini juga gejala kompresi bocor, selain keluar asap, mesin juga susah diajak langsam dan sering mati sendiri. Blebek...blebek... Masalah kayak gini bisa dirunut penyakitnya. Ring piston mesti ganti karena usia, paking blok silinder aus, atau sil klep bocor lantaran sobek.

7. Pemasangan Audio Mobil ( TV, Tape, DVD, CD )
Terima pemasangan, instalasi, service segala jenis audio mobil.

Kami akan memberikan produk yang terbaik untuk anda agar anda merasa puas dengan hasil kerja kami, karena kepuasan anda merupakan kebanggan untuk kami. Walaupun kemi memiliki kualitas terbaik untuk anda tetapi soal harga, kami akan memberikan harga yang cukup bersaing untuk anda.

Kaki-kaki Mobil Bermasalah? Cek 6 Komponen IniTEMPO Interaktif, Jakarta - Setelah dua pekan kegiatan mudik dan balik Leb...
29/09/2016

Kaki-kaki Mobil Bermasalah? Cek 6 Komponen Ini
TEMPO Interaktif, Jakarta - Setelah dua pekan kegiatan mudik dan balik Lebaran Anda lakukan, barangkali Anda belum sempat melakukan rekondisi terhadap mobil kesayangan. Selain mesin, bagian dari mobil yang perlu mendapatkan perhatian ekstra setelah perjalanan jauh adalah bagian kaki-kaki mobil.
“Sebab, bagian ini tidak hanya berhubungan dengan aspek kenyamanan berkendara saja, tetapi juga keselamatan,” tutur Amris Fadilah, Service Advisor Garasi Motor, Bursa Mobil Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis, 15 September 2011.
Menurut Amris, komponen-komponen yang ada pada bagian tersebut juga saling ketergantungan satu dengan lainnya. Walhasil, bila ada satu di antara komponen yang bermasalah dan tak segera diperbaiki, maka permasalahan akan menjalar ke komponen lain.
Bila itu terjadi, maka Anda pun harus siap-siap merogoh kocek dalam-dalam. Sebab, biaya untuk memperbaikinya terbilang mahal. Karena itu, mendeteksi sedini mungkin permasalahan di bagian kaki-kaki wajib dilakukan setelah perjalanan jauh.

“Terlebih pada saat seperti itu, mobil melibas berbagai kondisi dan karakter jalanan. Kondisi itu sangat berpengaruh ke kaki-kaki mobil,” terang Amris.
Lantas apa saja bagian yang harus diperiksa? Bagaimana cara yang paling gampang untuk mendeteksi masalah di masing-masing komponen? Berikut penjelasan mantan mekanik yang pernah magang di pabrikan mobil di Korea Selatan tersebut.
1. Shockbreaker
Peranti ini bertugas untuk meredam guncangan di saat mobil melaju dan melibas berbagai kondisi lintasan. Shockbreaker yang terbuat dari baja itu bertugas membantu pegas atau per untuk menopang bobot mobil berikut muatan yang diangkutnya.
Bila sering menahan guncangan dengan beban berlebihan, daya tahan shockbreaker akan berkurang dan lemah. Bila hal itu terjadi, maka mobil akan terasa limbung saat dikendarai, terutama saat melaju kencang.
Untuk mendeteksi, cara yang paling gampang adalah dengarkan dengan saksama kala mobil melaju, adakah suara gemuruh dan gluduk-gluduk yang lebih keras dari biasanya. Kedua, pacu mobil dengan kecepatan sedang di jalanan lurus, lalu rasakan apakah laju mobil terasa limbung? Bila iya, berarti shockbreaker bermasalah.
2. Tierod dan Balljoint
Tierod dan end tierod dibuat dari bahan logam yang memiliki fungsi meneruskan gaya belok dari kemudi ke roda-roda. Sedangkan balljoint berguna untuk menopang knuckle arm.
Bila peranti itu telah aus atau rusak akibat sebab-sebab lain, maka kenyamanan berkendara juga akan terganggu. Tak hanya itu, mobil juga sulit dikendalikan sehingga bila dipacu dalam kecepatan tinggi akan membahayakan karena kestabilan juga terganggu.
Untuk mengetahui kondisi komponen itu, Anda cukup mendongkrak roda bagian depan. Kemudian mintalah tolong seseorang untuk memegang kemudi mobil agar roda tidak bergerak. Setelah itu, guncang-guncang roda ke arah dalam dan keluar secara bergantian beberapa kali.
Bila terasa 'oblak' atau seperti ada guncangan tidak stabil berarti komponen tersebut bermasalah. “Anda juga bisa mengamati bentuk fisik komponen itu, bila sudah tidak halus lagi atau luka berarti sudah aus,” terang Amris.
Selain itu, tierod mendengarkan suara yang muncul dari arah lengan roda tempat tierod berada. Pasalnya, komponen itu memiliki bantalan bola untuk bergerak. Bila bantalan bola mulai kendur atau aus, maka akan menimbulkan suara. “Bila telah parah akan berbunyi kletek-kletek,” ujar Amris.
3. Bushing arm
Komponen ini merupakan selongsong besi yang disokong karet. Fungsinya sebagai titik tumpu antara roda dan lengan pencengkeramnya. Bushing bertugas meredam getaran pada sambungan antar komponen suspensi dari logam tersebut.
Kerusakan pada bushing tidak hanya menyebabkan suara berisik, tetapi juga mempengaruhi kenyamanan pengendalian mobil. Bahkan laju mobil tidak akan stabil. Hal itu tentu membahayakan keselamatan manakala Anda menggeber mobil di jalan bebas hambatan.
Cara mudah untuk mendeteksi kondisi komponen itu adalah dengan mencermati arah laju mobil. Bila cenderung melenceng ke kanan atau ke kiri dan dari bagian roda terdengar suara gemuruh berarti bushing arm bermasalah.
4. Bushing Stabiliser
Komponen ini cara kerjanya sama dengan bushing arm. Hanya, dia berada di link stabilizer, yaitu komponen penyeimbang suspensi kiri dan kanan.
Salah satu tanda komponen itu bermasalah adalah munculnya suara mendecit. Bahkan juga muncul suara gemuruh kala mobil direm.
Cara lain untuk mendeteksinya adalah pacu mobil di jalan lurus dalam kecepatan sedang lantas lepaskan roda kemudi. Bila mobil ‘lari’ ke arah kanan atau kiri dan terasa berat untuk mengembalikannya berarti komponen itu bermasalah atau sudah oblak.
5. Bearing
Komponen ini merupakan bantalan di roda sehingga fungsinya sangat vital bagi putaran roda dan kestabilan laju mobil. Cara untuk mendeteksi kondisi komponen itu cukup mudah, yaitu dengan mendengarkan apakah ada suara 'mendung' di roda yang ditengarai bearing-nya bermasalah.
Cara yang mudah namun akurat adalah dengan memperhatikan putaran roda. Caranya, dongkrak satu per satu roda. Kemudian perhatikan apakah putaran roda terasa halus atau bergetar seperti menggelinjang. “Bila bergetar dan disertai bunyi gemuruh berarti bearing bermasalah,” jelas Amris.
6. Ban
Kasus yang kerap muncul setelah mobil diajak melakukan perjalanan jauh adalah beberapa bagian ban terkikis lebih banyak ketimbang yang lainnya. Meski tingkat kikisan kadang tak terlihat dengan jelas bila dilihat sekilas, efeknya cukup terasa.
Laju mobil tidak seimbang sehingga dalam waktu lama, kikisan di bagian ban akan terus bertambah dan ban pun akan aus sebelum waktunya. Cara untuk mendeteksi ban setelah perjalanan jauh memang cukup pelik dan tak mudah.
Oleh karena itu, sangat disarankan melakukan rotasi ban. “Itu cara yang paling aman dan cukup bijaksana agar ban awet dan kenyamanan suspense terjaga,” kata Amris. (Soal rotasi ban sudah dimuat di tempointeraktif.com, lihat "Agar Ban Tak Cepat Gundul").

29/09/2016

Sejauh mana anda mengenal pelumas / oli yang sering anda pakai untuk ganti oli setiap 2-3 bulan atau bahkan tiap bulan pada kendaraan anda?
Kebanyakan dari kita memilih oli hanya berdasarkan parameter SAE yang disesuaikan dengan spesifikasi kendaraan kita yang biasanya tertulis 5W50, 15W50, 15W40, dst. padahal ada hal lain yang tak kalah penting untuk mengetahui KUALITAS dari pelumas yang kita gunakan yaitu sertifikasi API (American Petroleum Institute), ACEA (Association Des Constructeurs Europeens d’ Automobiles), ILSAC (Eropa), JASO (Japan Automotive Standard Organization) dan beberapa sertifikasi lain yang dikeluarkan khusus oleh perusahaan manufaktur/produsen untuk melegitimasi penggunaan pelumas tersebut atau yang berarti bahwa pelumas tersebut telah diuji dan dinyatakan disetujui atau approved oleh produsen untuk digunakan pada kendaraan produksi mereka.

FUNGSI OLI
Pada umumnya kita beranggapan bahwa fungsi utama oli hanyalah sebagai pelumas mesin. Padahal oli memiliki fungsi lain yang tak kalah penting, yakni antara lain sebagai Pendingin, Pelindung dari Karat, Pembersih dan Penutup Celah pada Dinding Mesin.
Semua Fungsi tersebut adalah sangat erat berkaitan, sebagai Pelumas, Oli akan membuat gesekan antar komponen di dalam mesin bergerak lebih halus, sehingga memudahkan mesin untuk mencapai suhu kerja yang ideal.
Selain itu Oli juga bertindak sebagai fluida yang memindahkan panas ruang bakar yang mencapai 1000-1600 derajat Celcius ke bagian lain mesin yang lebih dingin.
Dengan tingkat kekentalan yang disesuaikan dengan kapasitas volume maupun kebutuhan mesin. Maka semakin kental oli, tingkat kebocoran akan semakin kecil, namun disisi lain mengakibatkan bertambahnya beban kerja bagi p***a oli.
Selain itu kandungan aditif dalam oli, akan membuat lapisan film pada dinding silinder guna melindungi mesin pada saat start. Sekaligus mencegah timbulnya karat, sekalipun kendaraan tidak dipergunakan dalam waktu yang lama. Disamping itu p**a kandungan aditif deterjen dalam pelumas berfungsi sebagai pelarut kotoran hasil sisa pembakaran agar terbuang saat pergantian oli.
MEMILIH OLI
Semakin banyaknya pilihan oli saat ini, tentunya akan membuat kita sedikit bingung, karena semua produsen oli pasti mengatakan oli mereka yang paling bagus. Namun ada beberapa hal yang mungkin bisa dijadikan acuan antara lain, kenali karakter kendaraan anda, spesifikasi mesin serta lingkungan dimana mayoritas anda berkendaraan (suhu, kelembaban udara, debu, dsbnya.).

PERHATIKAN PERUNTUKAN DAN KUALITAS PELUMAS
Perhatikan peruntukan pelumas, apakah digunaan untuk pelumas mesin bensin, atau diesel, 2 tak atau 4 tak, peralatan industri, dan sebagainya.
Kualitas dari oli sendiri pada umumnya ditunjukkan oleh kode API (American Petroleum Institute) dengan diikuti oleh tingkatan huruf dibelakangnya. Contoh API: SL, kode S (Spark) menandakan pelumas mesin untuk bensin. Kode huruf kedua menunjukkan nilai kualitas oli, semakin mendekati huruf Z mutu oli semakin baik dalam melapisi komponen dengan lapisan film dan semakin sesuai dengan kebutuhan mesin modern.
Ada dua kelompok kategori API service yaitu:
1. Kategori API Service untuk pelumas kendaraan berbahan bakar bensin
2. Kategori API Service untuk pelumas kendaraan bermesin diesel
API SERVICE PELUMAS MESIN MOBIL BERBAHAN BAKAR BENSIN
- SM = dapat dipakai untuk semua mesin mobil berteknologi baru
dan sebelumnya(aman untuk semua Mobil). Pelumas berkategori SM dirancang untuk memberikan kontrol endapan temperatur tinggi yang lebih baik dan dirancang untuk penggunaan pelumas yang lebih irit. Pada beberapa oli telah memenuhi sertifikasi ILSAC atau kualifikasi sebagai hemat energi
- SL = untuk mesin kendaraan tahun 2004 dan sebelumnya
- SJ = untuk mesin kendaraan tahun 2001 dan sebelumnya
- SH = untuk mesin kendaraan tahun 1996 dan sebelumnya
- SG = untuk mesin kendaraan tahun 1993 dan sebelumnya
- SF = untuk mesin kendaraan tahun 1988 dan sebelumnya
- SE = untuk mesin kendaraan tahun 1979 dan sebelumnya
- SD = untuk mesin kendaraan tahun 1971 dan sebelumnya
- SC = untuk mesin kendaraan tahun 1967 dan sebelumnya
- SB dan SA = sudah tidak direkomendasikan
API SERVICE PELUMAS MESIN MOBIL DIESEL
- CI-4 = Diperkenalkan pada tanggal 5 september 2002, untuk
mesin 4T, kecepatan tinggi. Diformulasikan untuk mempertahankan daya tahan mesin. Dapat digunakan untuk menggantikan pelumas kategori CD, CE, CF-4, CG-4 dan CH-4
- CH-4 = Diperkenalkan pada tahun 1998, untuk mesin 4T,
kecepatan tinggi. Dapat dipergunakan untuk menggantikan pelumas kategori CD, CE, CF-4, dan CG-4
- CG-4 = Diperkenalkan pada tahun 1995, untuk mesin 4T, beban
berat, kecepatan tinggi yang menggunakan bahan bakar dengan kandungan sulfur 0.5%. Dapat dipergunakan untuk menggantikan pelumas kategori CD, CE, dan CF-4
- CF-4 = Diperkenalkan pada tahun 1990, untuk mesin 4T kecepatan
tinggi dengan turbo charger maupun gas buang biasa. Dapat dipergunakan untuk menggantikan pelumas kategori CD, dan CE
- CF-2 = Diperkenakan tahun 1994, untuk mesin beban berat 2T,
Dapat dipergunakan untuk menggantikan pelumas kategori CD-II
- CF = Diperkenalkan pada tahun 1994, untuk kendaraan off-road,
mesin diesel indirect-injection dan mesin diesel lainnya yang menggunakan bahan bakar dengan kandungan sulfur diatas 0.05%. Dapat digunakan untuk menggantikan pelumas kategori CD
- CE = Diperkenalkan pada tahun 1987, untuk mesin 4T, kecepatan
tinggi dengan turbo charger maupun gas buang biasa. Dapat dipergunakan untuk menggantikan pelumas kategori CC, dan CD
- CD-II = Diperkenalkan pada tahun 1987 untuk mesin 2T
- CD Diperkenalkan pada tahun 1955. Untuk mesin turbocharger
maupun gas buang biasa
- CC = untuk mesin yang diperkenalkan pada tahun 1961
- CB dan CA = sudah tidak direkomendasikan
API SERVICE GANDA
Pada sebagian besar oli mobil biasanya API Servicenya ada dua. Sebagai contoh API SL/CF. Artinya: API yang pertama menunjukkan penggunaan utama oli tersebut yaitu pada mesin bensin dengan kualifikasi SL namun dalam kondisi darurat oli tersebut masih dapat digunakan pada mesin diesel dengan kualifikasi CF. Demikian p**a sebaliknya.

PILIH KEKENTALAN PELUMAS YANG TEPAT
Tingkat kekentalan pelumas yang juga disebut “Viscosity-Grade” adalah ukuran kekentalan dan kemampuan pelumas untuk mengalir pada temperatur tertentu
Kode pengenal Oli adalah berupa huruf SAE yang merupakan singkatan dari Society of Automotive Engineers. Selanjutnya angka yang mengikuti dibelakangnya, menunjukkan tingkat kekentalan oli tersebut. SAE 40 atau SAE 15W-50, semakin besar angka yang mengikuti Kode oli menandakan semakin kentalnya oli tersebut.
Sedangkan huruf W yang terdapat dibelakang angka awal, merupakan singkatan dari Winter. SAE 15W-50, berarti oli tersebut memiliki tingkat kekentalan SAE 10 untuk kondisi suhu dingin dan SAE 50 pada kondisi suhu panas. Dengan kondisi seperti ini, oli akan memberikan perlindungan optimal saat mesin start pada kondisi ekstrim sekalipun.
Sementara itu dalam kondisi panas normal, idealnya oli akan bekerja pada kisaran angka kekentalan 40-50 menurut standar SAE.
Lihat Buku Manual Kendaraan…
PETUNJUK SAE GRADE PELUMAS MOTOR UNTUK KENDARAAN PENUMPANG
Grade Pelumas terbagi atas singlegrade / monograde seperti SAE 15 dan SAE 50 (digunakan pada temperatur ektrim) serta multigrade seperti SAE 5W-50 dan 15W-50 banyak digunakan (kecuali pada temperatur yang sangat panas atau sangat dingin) karena pelumas ini cukup encer untuk mengalir pada temperatur rendah dan cukup kental untuk bekerja secara memuaskan pada temperatur tinggi.
Lebih jelasnya kita gunakan ilustrasi berikut:
Ada 3 Oli, 1 multigrade, 2 monograde
Oli 1 SAE 15 (encer)
Oli 2 SAE 50 (kental)
Oli 3 SAE 15W50 (multigrade)
ketiga Oli tersebut dibawa tempat bersuhu dingin maka:
Oli 1 (SAE 15) akan lebih kental karena dingin
Oli 2 (SAE 50) dapat membeku karena asalnya sudah kental
Oli 3 (SAE15W50) kekentalannya akan sama dengan Oli 1 (SAE15)
Sekarang ketiga Oli tersebut dibawa ke tempat yang bersuhu panas, maka:
Oli 1 (SAE 15) menjadi sangat encer bahkan bisa menguap semua
Oli 2 (SAE 50) menjadi lebih encer
Oli 3 (SAE 15W50) kekentalannya sama dengan Oli 2 (SAE 50)
OLI MINERAL VS OLI SYNTHETIC
Semua oli baik mineral maupun synthetic sama-sama ada standar APInya.
Keunggulan oli synthetic dibandingkan oli mineral :
- Lebih stabil pada temperatur tinggi (less volatile)
sehingga kadar penguapan rendah
- Mengontrol/mencegah terjadinya endapan karbon pada mesin
- Sirkulasi lebih lancar pada waktu start pagi hari/cuaca dingin
- Melumasi dan melapisi metal lebih baik dan mencegah terjadi
gesekan antar logam yang berakibat kerusakan mesin
- Tahan terhadap perubahan/oksidasi sehingga lebih tahan lama
sehingga lebih ekonomis dan efisien
- Mengurangi terjadinya gesekan, meningkatkan tenaga dan
mesin lebih dingin
- Mengandung detergen yang lebih baik untuk membersihkan
mesin dari kerak
Oli mineral biasanya dibuat dari hasil penyulingan sedangkan oli synthetic dari hasil campuran kimia. Bahan oli synthetic biasanya PAO (PolyAlphaOlefin).
Jadi oli Mineral API SL kualitasnya tidak sama dengan oli Synthetic API SL.
Oli synthetic biasanya disarankan untuk mesin-mesin berteknologi terbaru (turbo, supercharger, dohc, dsbnya) juga yang membutuhkan pelumasan yang lebih baik (racing) dimana celah antar part/logam lebih kecil/sempit/presisi dimana hanya oli synthetic yang bisa melapisi dan mengalir sempurna.
Jadi untuk mesin yang diproduksi tahun 2001 keatas disarankan sudah menggunakan oli yang bertipe synthetic baik semi synthetic (campuran dengan mineral oil) atau fully-synthetic.
Oli fully synthetic harganya bisa 2X – 4X lebih mahal dari yang semi synthetic.
Oli semi synthetic harganya bisa 2x lebih mahal dari oli mineral.
Kalau untuk pemakaian sehari-hari cukup yang semi synthetic.

PERHATIKAN KEMASAN PELUMAS DAN HINDARI PELUMAS PALSU
Belilah pelumas yang dikemas dengan baik, masih tersegel dengan rapi, terdapat identitas perusahaan dan tujuan penggunaan. Hindari pembelian barang yang sudah cacat kemasannya. Belilah pelumas pada Agen resmi atau di tempat-tempat yang dapat dipercaya menurut anda atau rekomendasi dari rekan anda.
Sekarang anda tentu lebih paham dibanding sebelumnya mengenai kualitas oli. Jadi untuk saat ini oli yang beredar di Indonesia untuk mesin bensin API service SL ke bawah sedangkan untuk mesin diesel API Service CH4 ke bawah. Sebaiknya anda menggunakan oli yang memiliki sertifikasi API yang paling tinggi karena akan memberikan hasil lebih baik bagi kendaraan anda baik dari sisi performa maupun maintenance terhadap kendaraan dalam jangka panjang.
Oli synthetic memang lebih mahal dibanding oli mineral namun kita dapat memilih semi synthetic yang lebih bagus dari oli mineral dan lebih ekonomis dari oli synthetic.
Tambahan yang tidak ada di buku manual
umur oli itu sebetulnya sama aja, kira2 10ribu atau lebih pada oli2 “super”. tapi patut diketahui yang namanya berkendara di Jakarta identik dengan yang namanya macet. nah pas macet2an itulah terjadi degradasi oli yang se parah-parahnya!
poin2 penyebab degradasi oli dari kemacetan adalah :
- kilometer-kilometer yang hilang akibat banyak stop. waktu anda macet2an odometer tidak mencatat waktu yang dihabiskan berdiam di jalanan sembari nyala mesin dan setel a/c. kalau tiap 10km btuh waktu tempuh 1 jam kalau macet, sedangkan kecepatan rata2 pengemudi dalam kota 50 km/j, jadi anda kehilangan +/-40km setiap kali kena macet 1 jam/10km.
jadi kalau sehari kena macet 1 jam, ada 40km yang tidak tercatat odometer, dikali 90hari(5000km = 3bulan), oli anda dapat bonus 3600km, jadi sebetulnya mesin anda telah jalan 8600km, (bayangkan kalau ganti di 10000! sama saja dengan 17.200!!!!)
berpikir masih ada 1400km? tunggu dulu….. jangan lupa ada faktor2 lain, yakni ;
-putaran idle pada suhu extrem! ya, waktu macet2 mobil anda ga dapet pasokan udara segar, kinerja oli akan dipakai habis2an. walaupun mesin pada putaran rendah tapi konstan jalan pada suhu maksimum yang dibatasi dan pada perputaran(pressure) oli yang seadanya. jangan lupa iklim kita tropis alias hot!
-ditambah lagi gas polusi dari kendaraan lain yang terhisap lewat filter, menjadi pembakaran yang tidak sempurna, diserap sedikit demi sedikit oleh oli(yang bikin oli item) anda dan nempel di piston dan silinder head(AKA kerak hitam!!!!)
jadi jika anda menyayangi mobil anda, nih ada sedikit saran :
- sebisa mungkin pilih rute yang macetnya paling minim, waktu tempuh sama tapi muter2, lebih baik daripada macet. abis bensin mirip2, dapet keawetan mesin dan kejelasan odometer, jgn lupa lebih “menikmati” berkendara pastinya(ngeeng!!!ngeeeeng!!!!)
-tepati jadwal ganti oli dan filternya!!! oli di 5000-7000km, filter tiap 2X ganti oli….
-kalau emang harus macet2an walaupun se minim2nya en mau tau jadwal yang lebih akurat, diharap pakai rumus ini nihi ;
(jumlah waktu macet/hari X kecepatan rata2 anda kalau ga macet X 90hari)+5000km = perkiraan jarak tempuh aktual mesin anda! jadi anda bisa tau interval ganti oli yang sebenarnya, walaupun rata2 ada di 5000-7000km, lebih effisien jika anda bisa tau sesuai kondisi aktual anda…. contoh ada diatas!
-pakailah oli yang berkualitas, oli2 bagus cenderung lebih tahan lama daripada oli konvensional, ketahanan extra ini berguna kalau2 anda emang “kepepet harus macet” or ga gitu bisa nepatin jadwal ganti oli lagip**a tenaga dan pemakaian bensin lebih effisien.
-ingat, oli itu ibarat darah kalau buat manusia, darah kotor, darah jelek = jadi penyakit, penyakit bisa saja ga kerasa tapi tiba2 menyerang mendadak dan dor! begitu juga mesin mobil, efek mungkin perlahan dan tidak kerasa tapi tiba2 dor! jangan sampai terjadi!!!amit amit!!!!!!
tambahan :
mau sehat = butuh sedikit biaya, kalo udah ga sehat = lebih butuh biaya!banyak!!!
itu rumusan asli “mencegah lebih baik daripada mengobati”
Durasi Ganti Oli
Sebuah pertanyaan selalu muncul berapa lama durasi penggantian oli? Beberapa pemilik kendaraan selalu masih merasa ragu dengan rekomendasi BPKB (Buku Petunjuk Kendaraan Bermotor). Pemilik kendaraan dengan asumsi sendiri dan saran beberapa teknisi yang tidak mengikuti perkembangan teknologi oli, durasi pemakaian oli hanya 50% bahkan 25% dari rekomendasi BPKB. Kekhawatiran yang berlebihan bila mengikuti BPKB akan memperpendek usia mesin.
Beberapa konsep durasi penggantian oli mesin.
Setiap 5000 km atau 6 bulan
Konsep ini paling banyak dipakai oleh mayoritas pemilik kendaraan dan beberapa teknisi bengkel juga sering merekomendasikan konsep ini. Dengan meningkatnya teknologi proses pembuatan oli, bila konsep ini diikuti hanya membuang uang percuma.
Berdasarkan lampu indikator oli
Beberapa kendaraan terkini dilengkapi indikator penggantian oli. Pada saat ganti oli, modul akan di-reset oleh bengkel. Sejauh yang saya ketahui, konsep kerja indikator ini berdasarkan jarak tempuh kendaraan yang menghitung mundur sesuai dengan setelan pabrik, yang menyala bila perhitungan mencapai 0 km.
Indikator akan tepat bila kendaraan beroperasi pada kondisi normal dan dioperasian secara teratur. Pada kendaraan dioperasikan pada kondisi ekstrim, pedoman berdasarkan lampu ini tidak berlaku.
Idealnya indikator menyala bila batasan parameter kritis oli terlewati. Bila konsep batasan parameter oli dapat diaplikasikan pada kendaraan, diperoleh benefit penghematan oli dan maintenance cost.
Berdasarkan analisa used oil
Secara berkala tiap menempuh jarak tertentu, oli dianalisa laboratorium untuk uji parameter kritis. Bila parameter terlewati, oli diganti. Konsep ini sulit diaplikasikan pada kendaraan pribadi, biaya analisa yang dikeluarkan hampir sama dengan ganti oli baru. Konsep lebih tepat diaplikasikan pada armada kendaraan banyak seperti taxi dan kendaraan rental dengan merek, tipe mesin dan tahun pembuatan sama. Pada interval tertentu oli diambil sample secara acak, hasil analisa oli dapat dipakai untuk menentukan penggantian oli.
Keuntungan dari analisa laboratorium, dapat mengidentifikasi masalah mesin, sehingga dapat mencegah kerusakan mesin lebih parah.
Persamaan ini mengakomodasi beberapa aspek :
• TBN (Total Base Number) tinggi mencerminkan kemampuan oli untuk bekerja lebih lama.
• Daya dalam satuan Net HP, mesin berdaya besar bekerja lebih berat.
• Isi silinder dalam satuan inchi kubik.
• Konsumsi BBM dalam satuan mile pergallon (mpg), kendaraan yang lebih hemat mencerminkan beban yang lebih ringan.
• Kapasitas oli, kapasitas oli yang lebih besar akan mendistribusikan beban lebih merata.
Persamaan tersebut memprediksi berapa km diganti, asumsi kendaraan dipakai pada kondisi stabil, dan laju penurunan angkan TBN dianggap linear. Konsep ini tidak berlaku pada kendaraan yang pemakaiannya tidak teratur dan jarang dipakai.
Persamaan ini mengakomodasi aspek-aspek :
• Total konsumsi oli, termasuk adanya topping up kerena berkurangnya oli selama durasi pemakaian.
• TBN target rekomendasi Blackstone Labs = 2 mg KOH/gr.
• Diameter silinder yang mencerminkan volume mesin.
• Laju penurunan TBN
Pembuktian Konsep Kublin Method, Paradise Garage Method, dan Heidebrecht Method
Untuk membuktikan apakah konsep-konsep diatas dapat diaplikasikan dengan kondisi sesungguhnya, Amerika telah melakukan uji coba dengan 3 target jarak tempuh 9.660 km, 19.320 km, 28.980 km. Tiap target yang dicapai, oli dianalisa dan dilakukan perhitungan jarak tempuh teoritis.
1. Oli baru :
• Analisa laboratorium oli baru yang di uji mempunyai TBN = 8,0 mgKOH/gr.
• Garansi pembuat oli, mampu menempuh jarak sejauh 28.980 km.
• Jarak tempuh teoritis formula Kublin sejauh 26.680 km.
2. Setelah memempuh jarak 9.660 km.
• Jarak tempuh teoritis rumusan Paradise Garage sejauh 13.710 km.
• Jarak tempuh teoritis rumusan Heidebrecht sejauh 16.704 km.
3. Setelah menempuh jarak 19.320 km.
• Jarak tempuh teoritis rumusan Paradise Garage sejauh 24.559 km.
• Jarak tempuh teoritis rumusan Heidebrecht sejauh 16.704 km.
4. Setelah menempuh jarak 28.980 km.
• Jarak tempuh teoritis rumusan Paradise Garage sejauh 37.085 km.
• Jarak tempuh teoritis rumusan Heidebrecht sejauh 27.839 km.
Dari uji coba tersebut, tingkat akurasi konsep Kublin dan Heidebrecht mendekati realisasi km sebenarnya.
Kesimp**an :
1. Tingkat akurasi konsep Kublin dan Heidebrecht mendekati realisasi km sebenarnya.
2. Oli modern (oli sintetik dan semi sintetik) pada umumnya mempunyai TBN >8,0 mgKOH/gr, secara teoritis mampu melayani kendaraan sampai 28.000 km.
3. Memperpanjang durasi penggantian oli minimum 10.000 km sesuai BPKB, baru menggunakan 30% dari seluruh potensi oli.
4. Konsep penggantian oli tiap 5000 km sudah tidak realistis, selain membuang uang sia-sia, kita harus peduli lingkungan, limbah oli merupakan limbah B3

Address

Klakah
Lumajang
67356

Telephone

0856304022

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Cuci Mobil Lumajang posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share