30/12/2023
Tikus dan mencit merupakan hama perusak yang dapat menyebarkan penyakit, mencemari makanan, dan merusak harta benda. Setelah bencana, jumlah tikus dan mencit sering kali berkurang, sehingga penyakit atau cedera yang disebabkan oleh tikus dan hewan pengerat kecil lainnya jarang terjadi dalam jangka pendek. 1
Hewan pengerat yang selamat dari bencana sering kali berpindah ke daerah baru. Hewan pengerat memerlukan waktu untuk berkumpul kembali, mengatur ulang perilaku sosialnya, mengenal lingkungan barunya, menemukan tempat berlindung yang aman, mencari makanan dan air, serta mengingat gerakannya. Pembangunan dan reproduksi koloni hanya akan dimulai ketika ekosistem baru mereka sudah stabil. Ini biasanya memakan waktu 6 hingga 10 bulan dalam kondisi yang menguntungkan. Ketika populasi hewan pengerat bertambah dan bermukim kembali, manusia mempunyai peluang lebih besar untuk terkena penyakit yang dibawa oleh hewan pengerat. Air seni dan bulu hewan pengerat juga mengandung alergen yang dapat menyebabkan reaksi alergi atau memicu gejala asma pada orang yang sensitif dan lebih dari 9.000 orang dirawat di unit gawat darurat setiap tahunnya karena gigitan tikus atau tikus.
Menghilangkan sumber makanan, air, dan benda-benda yang menjadi tempat berlindung bagi hewan pengerat adalah cara terbaik untuk mencegah kontak dengan hewan pengerat. Bila perlu, kendalikan hewan pengerat dengan menggunakan pendekatan pengelolaan hama terpadu yang mencakup sanitasi lingkungan, penyimpanan makanan yang tepat, anti-hewan pengerat, perangkap, dan peracunan.
1. Di dalam Rumah
- Jaga agar makanan dan air tetap tertutup dan simpan dalam wadah anti hewan pengerat. Wadah anti hewan pengerat terbuat dari plastik tebal, kaca, atau logam dan memiliki penutup yang rapat.
- Jaga agar makanan hewan tetap tertutup dan simpan dalam wadah anti hewan pengerat. Berikan hewan peliharaan makanan secukupnya saja untuk setiap kali makan, lalu simpan atau buang sisa makanannya. Jangan biarkan sisa makanan hewan atau air keluar semalaman.
- Buanglah sampah secara rutin dan teratur. Jika menyimpan sampah dan sisa makanan di dalam rumah, lakukan di wadah yang anti hewan pengerat.
- Cuci piring, wajan, dan peralatan memasak segera setelah digunakan.
- Buang sisa makanan dan bersihkan sisa makanan yang tumpah dari area memasak dan makan.
- Jangan menyimpan kaleng kosong atau wadah terbuka lainnya yang berisi sisa makanan di dalam rumah.
2. Diluar rumah
- Buang puing-puing dan sampah sesegera mungkin. Simpan tumpukan kayu dan tumpukan kayu atau bahan lainnya setidaknya 12 inci di atas tanah dan sejauh mungkin dari rumah.
- Simpan sampah dalam wadah anti hewan pengerat dengan penutup yang rapat.
- Simpan biji-bijian dan pakan ternak dalam wadah anti hewan pengerat.
- Singkirkan semua sumber makanan, termasuk bangkai hewan, yang mungkin menarik perhatian hewan pengerat.
- Buanglah sampah, kendaraan yang terbengkalai, ban bekas, dan barang-barang lain yang mungkin menjadi tempat bersarangnya hewan pengerat.