13/06/2020
Permasalahan pada sebuah kendaraan tidak hanya terjadi dalam bagian mesin maupun komponen-komponen yang ada di dalam mobil, namun juga dapat terjadi pada bagian body mobil sekalipun, salah satunya yaitu munculnya jamur yang membuat tampilan mobil menjadi kusam dan tidak menarik bahkan menggangu saat berkendara. Jamur biasanya dapat disebabkan karena adanya air yang tersisa dan kemudian menempel pada body mobil sehingga menyebabkan timbulnya bercak putih.
Air hujan, hal ini dikarenakan air hujan memiliki kandungan asam yang diakibatkan campuran antara debu dan polusi yang kemudian terserap di dalam air hujan. Kandungan asam ini menjadi musuh utama dari cat mobil.
Air biasa yang tersisa pada body mobil dan tidak segera di lap akan menyebabkan jamur, terutama jika TDS (Total Dissolved Solid) cukup tinggi. Jika air tersebut memiliki kandungan TDS diatas 170 ppm, dapat dikatakan termasuk golongan air keras dan harus secepatnya di lap ketika terkena permukaan mobil.
Jamur memang bukanlah hal yang membahayakan untuk mobil, namun akan sangat berbahaya jika air yang menyebabkannya mengandungkan hal yang bersifat korosif dan dapat menggores permukaan body mobil, bahkan hingga menciptakan lubang. Jika tidak segera diatasi maka tentu saja akan menyebabkan lubang semakin parah dan sulit dihilangkan.