18/05/2017
PRODUK PLASTIK GAK AMAN? MASA SIH?
Sering dengar plastik A tidak aman untuk kesehatan, atau produk B bisa menyebabkan kanker?
Hmm... Daripada salah kaprah, mungkin bahasan berikut bisa membuat teman-teman sekalian makin ngerti soal produk plastik. Gak semua bahan plastik itu berbahaya kok.
Barangkali kita semua tau, plastik banyak sekali digunakan sebagai bahan kemasan pangan karena fleksibel, ringan, mudah diolah, dan dapat diproduksi massal dengan biaya murah.
Namun beberapa jenis plastik memiliki kelemahan tertentu bila digunakan sebagai kemasan pangan, seperti tidak tahan panas yang kemudian dapat melepaskan bahan berbahaya yang juga mampu mencemari lingkungan.
Berikut beberapa jenis bahan plastik yang sering digunakan beserta kode dan contoh penggunaannya:
1. PET (Polyethylene Terephthalate)
Biasanya digunakan untuk botol minuman, minyak goreng, kecap, sambal, atau obat, PET memiliki bentuk transparan dan dapat melunak pada suhu 80ยบC. Karena itu sangat tidak disarankan untuk air panas, dan tidak dapat digunakan berulang.
2. HDPE (High Density Polyethylene)
HDPE banyak digunakan sebagai botol susu cair, minuman, kantong plastik, maupun obat. HDPE berbentuk agak keras dan dianggap sebagai salah satu jenis plastik teraman.
3. PVC (Polyvinyl Chloride)
PVC mudah dibentuk dan tahan terhadap cuaca maupun senyawa kimia. Banyak digunakan sebagai botol kecap, botol sambal, plastik pembungkus, baki, maupun produk non-makanan berbahan plastik lainnya. Disarankan untuk berhati-hati dalam penggunaannya sebagai kemasan makanan.
4. LDPE (Low Density Polyethylene)
Berbahan fleksibel dan mudah diproses, LDPE sering dipakai untuk kantong plastik, pembungkus roti, wadah madu atau yoghurt, dan disarankan agar tidak digunakan secara langsung dengan makanan.
5. PP (Polypropylene)
PP merupakan salah satu bahan plastik teraman untuk makanan, berbahan kuat, fleksibel, dan digunakan sebagai pencegah kelembaban pada makanan yang dikemas. PP juga kerap digunakan untuk ember, botol plastik, sedotan, p**a, dan sebagainya. PP dianggap aman untuk penggunaan berulang dan jenis plastik terbaik untuk kebutuhan dapur.
6. PS (Polystyrene)
PS memiliki 2 jenis, yaitu kaku dan lunak. Yang kaku berbentuk keras dan jernih dan banyak digunakan sebagai wadah makanan. Sementara yang lunak dinamakan dengan EPS (Expandable Polystyrene) yang biasa kita kenal dengan sebutah styrofoam. Jenis ini perlu diawasi penggunaannya, karena bahan kimia yang terkandung mudah berpindah ke makanan dan terlebih lagi mencemari lingkungan.
7. Lainnya (Polycarbonate, Melamin)
Polycarbonate banyak digunakan untuk galon air, botol susu, dan peralatan bayi. Merupakan jenis plastik yang sangat stabil karena tekstur kerasnya. Sementara itu melamin kerap dipakai untuk peralatan makan seperti piring, cangkir, sendok, garpu, dan sebagainya. Khusus melamin terdapat syarat tertentu yang harus dipenuhi agar aman digunakan untuk makanan.
Wah, banyak juga ya jenisnya? Lalu bagaimana d**g cara menentukan produk plastik mana yang aman? Sebetulnya kode plastik bukan mutlak menjamin keamanan produk. Yang perlu diperhatikan adalah sertifikasi Food Grade. Apapun jenis plastik yang digunakan, produk yang tercantum simbol Food Grade dijamin aman digunakan untuk makanan, seperti misalnya produk-produk dari dusdusan
Semoga penjelasan kami bisa mengurangi kekhawatiran teman-teman sekalian yah. Apabila masih kurang jelas, teman-teman bisa membaca penjelasan lebih lanjut di sinihttp://ik.pom.go.id/v2015/artikel/Plastiksebagaikemasanpangan.pdf
Untuk simbol-simbol lainnya, akan kami update di lain kesempatan yaaaโฆ.
Yuk lanjut belanja dan jualan lagi, produk-produk Dusdusan semuanya aman lho.
Dusdusan Parakan