Liputan Kendal Terkini News

Liputan Kendal Terkini News media informasi kota kendal dan sekitarnya (se Indonesia dan dunia)

05/07/2026
25/06/2026

Istighotsah dan doa bersama
Dalam rangka merti desa PAMRIYAN
NAPAK TILAS CULTURE FESTIVAL #3

Pamriyan gemuh kendal

23/06/2026

Alhamdulillah sudah ketangkap

KENDAL,RadarBangsa .co .id – Motif di balik pembunuhan seorang perempuan berinisial L yang jasadnya ditemukan di selokan...
23/06/2026

KENDAL,RadarBangsa .co .id – Motif di balik pembunuhan seorang perempuan berinisial L yang jasadnya ditemukan di selokan pinggir Jalan Alteri Weleri, Desa Sambongsari, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, akhirnya terungkap. Polisi menyebut pelaku nekat menghabisi nyawa korban karena merasa jengkel dan emosi akibat terus ditagih janji untuk membelikan cincin emas dan tas.

Kasat Reskrim Polres Kendal, AKP Bondan Wicaksono, mengatakan pelaku berinisial AKN telah ditangkap kurang dari tiga hari setelah jasad korban ditemukan pada Minggu (14/6/2026).

Dari hasil pemeriksaan, pembunuhan bermula pada Kamis (11/6/2026) saat korban dan tersangka menginap di sebuah hotel di wilayah Sukorejo.

Usai melakukan hubungan badan, korban kembali menagih janji tersangka yang sebelumnya berjanji akan membelikannya cincin emas dan tas. Namun, tersangka mengaku tidak memiliki uang untuk memenuhi permintaan tersebut.

Setelah keluar dari hotel dan melanjutkan perjalanan menggunakan mobil, keduanya kembali terlibat cekcok. Pertengkaran dipicu permintaan korban yang terus mendesak tersangka untuk merealisasikan janjinya.

“Motifnya karena tersangka merasa jengkel dan emosi karena korban terus menagih janji untuk dibelikan cincin emas dan tas,” kata Bondan dalam konferensi pers, Selasa (23/6/2026).

Emosi yang memuncak membuat tersangka kehilangan kendali. Di dalam mobil, tersangka mencekik leher korban menggunakan kedua tangannya. Saat terjadi aksi kekerasan tersebut, kepala korban bagian kiri juga sempat membentur sisi dalam kendaraan akibat dorongan dari tersangka.

“Tersangka mencekik korban sekitar dua menit hingga korban lemas dan tidak bisa bernapas. Korban kemudian meninggal dunia,” ujarnya.

Setelah memastikan korban tidak bernyawa, tersangka membuang jasad korban ke selokan di pinggir Jalan Alteri Weleri, Desa Sambongsari, Kecamatan Weleri. Jasad korban baru ditemukan warga beberapa hari kemudian.

Kasus tersebut berhasil diungkap melalui penyelidikan yang dilakukan Satreskrim Polres Kendal bersama Subdit Jatanras Polda Jawa Tengah. Polisi kemudian menangkap tersangka di luar kota dalam waktu kurang dari 3×24 jam.

Dalam perkara ini, penyidik turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya pakaian korban, uang tunai Rp10 juta, beberapa unit telepon genggam, satu unit mobil Toyota Corolla DX tahun 1983 yang digunakan tersangka, kalung emas, jam tangan, dan kartu debit.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 458 Ayat (1) KUHP tentang pembunuhan dan atau Pasal 479 Ayat (3) juncto Pasal 479 Ayat (1) KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan kematian. Tersangka terancam hukuman pidana penjara paling lama 15 tahun.

17/06/2026

Rabu 17 juni 2026
Kebakaran Di Dusun Klaseman Arah Pantai Ngebum Kaliwungu Kendal

KENDAL, KOMPAS.com - Identitas perempuan yang ditemukan tewas di parit pinggir Jalan Arteri Weleri, Desa Sambongsari, Ke...
15/06/2026

KENDAL, KOMPAS.com - Identitas perempuan yang ditemukan tewas di parit pinggir Jalan Arteri Weleri, Desa Sambongsari, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, akhirnya terungkap. Korban diketahui bernama Lutfiyana (33), warga Desa Sukodono, Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal.

Hasil otopsi tim medis mengungkap fakta memilukan bahwa korban meninggal dunia akibat mengalami kekerasan fisik dan mati lemas setelah dibekap serta dicekik oleh pelaku.

Deni mengatakan, tim forensik menemukan sejumlah luka lebam pada sekujur tubuh korban saat pemeriksaan dilakukan. "Berdasarkan hasil pemeriksaan tim forensik yang dipimpin dr. Dian Novitasari, korban mengalami luka akibat kekerasan tumpul berupa memar pada kepala, wajah, leher, dada, perut, kedua tangan, dan kaki kiri. Selain itu ditemukan luka lecet pada wajah serta resapan darah pada kulit kepala bagian dalam, otot leher, otot dada, tenggorokan, dan kerongkongan," kata Deni, Senin (15/6/2026).

Asfiksia akibat Dicekik dan Dibekap

Tim forensik juga menemukan tanda-tanda mati lemas dan dimulainya proses pembusukan alami pada tubuh korban saat dievakuasi dari parit.

"Penyebab kematian korban dinyatakan akibat dibekap dan dicekik pada bagian leher hingga mengalami asfiksia atau kehabisan napas," terang Deni memaparkan hasil medis.

Menurut dia, hingga kini aparat kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap siapa pelaku utama dan apa motif di balik kematian tragis korban. Polisi telah bergerak cepat mengamankan lokasi kejadian, memeriksa sejumlah saksi mata, serta mengumpulkan barang bukti sekecil apa pun di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). "Kami masih melakukan penyelidikan," ujarnya singkat.

06/06/2026

Sabtu tgl 6 juni 2026 jam 15.30 wib..kebakaran didesa sumbersari kec ngampel kab kendal..kebakaran rumah milik bapak fauzan..

HALO KENDAL – Pemerintah Kabupaten Kendal akhirnya menghentikan sementara aktivitas galian C, di Jalan Raya Kaliwungu – ...
03/06/2026

HALO KENDAL – Pemerintah Kabupaten Kendal akhirnya menghentikan sementara aktivitas galian C, di Jalan Raya Kaliwungu – Boja, tepatnya di Sepetek, Desa Kertosari, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal, Selasa malam (2/6/2026).

Penutupan dilakukan atas desakan dari masyarakat yang sempat viral di media sosial, dan merasa terganggu dengan adanya aktivitas tersebut. Mereka mengaku terganggu dengan jalan yang licin, hingga debu akibat tanah yang berceceran di jalan.

“Pemerintah Kabupaten Kendal, Dinas Lingkungan Hidup, Penghentian Sementara Aktivitas Operasional CV Bukitsawi Indopermata, Berdasarkan Sanksi Administratif Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kendal Nomor : 600.4/2005/DLH Tanggal 2 Juni 2026,” demikian bunyi tulisan penutupan di lokasi tambang, yang dijaga oleh personel dari Satpol PP.

Ketua Komisi C DPRD Kendal, Sisca Meritania yang sebelumnya melakukan sidak di lokasi bersama jajaran DLH mengapresiasi langkah yang diambil Pemkab Kendal. Menurutnya hal itu merupakan keputusan yang tepat.

“Prinsipnya saya mengaprsiasi atas langkah berani Pemkab Kendal yang memberhentikan sementara operasional. Ini sebagai momentum jangka waktu untuk mengkaji ulang,” ungkapnya.

Sisca menegaskan, apa yang ia lakukan selama ini bukan untuk menghambat pengusaha, tetapi jangan sampai meninggalkan aspek sosialnya.

“Hak dan kewajiban itu perlu ditekankan ke pengusaha. Mengingat Kendal sebagai kabupaten yang akan berdiri beberapa industri, yang notabene membutuhkan material juga. Tapi pengusaha harusnya memperhatikan hak masyarakat untuk mendapatkan rasa aman dan nyaman, tidak terdampak dari aktivitas tambang ini,” tandasnya.

Terpisah, pemilik lahan sekaligus pengelola galian C dari CV Bukitsawi Indopermata, Bambang Sukendro berdalih, pihaknya adalah korban dari pendirian Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Darupono, yang berada tepat di depan rumah makan Durenjati miliknya.

“Saya itu kan korban TPA, yang dipindahkan dan dimintakan ijin ke ESDM, dengan dikawal langsung Kadinas LH, Bapak Aris. Ibaratnya ini kan program Pemerintah, memindahkan korban TPA to. Jadi kalau sepihak kan tidak adil bagi korban TPA Darupono,” ujarnya melalui pesan singkat.

Bambang mengaku, dirinya sudah mengkonfirmasi kepada salah satu staf DLH Kendal terkait penghentian operasional sementara tersebut, dan dijawab tidak tahu menahu. Bahkan ia menegaskan, jika penutupan tersebut dilakukan sepihak, tidak berdasar pada kajian yang komprehensif.

“Kalau ada kajian, mestinya semua korban TPA termasuk saya pemilik rumah makan Durenjati diajak bicara d**g, untuk mencari solusi,” tandasnya.

Bahkan Bambang menyebut, ketika jalan licin yang jadi alasan penertiban, pihaknya langsung melakukan pembersihan jalan sampai mulus.

“Itu kan ada insiden, yaitu saat truk pengangkut triplek mogok di dekat lokasi, kemudian menghalangi truk tangki kita yang sedang menyemprot atau membersihkan jalan. Akhirnya terjadi insiden jatuhnya warga,” jelasnya.

Address

Kendal-Ugisor

Telephone

+6287830131530

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Liputan Kendal Terkini News posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share